Langsung ke konten utama

The first experience



Minggu ini luar biasa. Pertama kalinya aku ikut PKM dan itu adalah PKM P. Awal ide yang hanya dari temen yakni Kecoa. Dia bilang bikin ide tentang basmi kecoa saja. Dimulai dari ide sendiri soal daun sirih yang diekstrak yakni minyak atsirinya untuk pembasmi kecoa. Alhasil jadilah judul “Bit-MADS (Bioinsektisisida Minyak Atsiri dari Daun Sirih) sebagai Pembasmi Kecoa. Hari ini telah dikumpulkan ke rektorat untuk tanda tangan PR3.
Subhanallah. Pengalaman baru. Dulu pertama kalinya “wira-wiri” nyari ttd pas mau ngurusin beasiswa. Sekarang soal PKM. Semoga usaha 5 anggota ini membuahkan hasil aamiin dan semua teman-teman yang telah berusaha untuk mengerjakannya.
Konyol juga. Mata kuliah budidaya tanaman hias yang hanya 1 jam, harus bolos selama setengah jam sampai kuliahnya selesai.
PHP juga. Yang katanya penandatangan PR3 maksimal hari selasa kemarin, ternyata masih ada sampai tanggal 2. Konyol lagi, yang katanya penandatangan PR3 yang hari ini hanya sampai jam 11, ternyata sampai jam 4 sore. Dan hello.... kita udah bolos tadi. Hanya ketawa bodoh saja sih. Dan kenapa kami selalu kena PHP 2 kali? Soalnya kita tidak tanya pada yang bener-bener tahu. Hanya mulut ke mulut. Angin lalu saja.
Usaha yang bener-bener. Sampai gak tidur jam setengah 4, tidur bentar dan ngerjaintugas lainnya. Cucian numpuk bukkk.... :v.
Masih ada jalan. Usaha, usaha, pantang nyerah, jangan ngeluh (malah nambah beban. Tidak hanya diri sendiri tapi orang lain juga yang dengar) dan always doa.
Semangat!!!!!

2 oktober 2015.
Salam nopel.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cinta sejati adalah melepaskan

Kau, adalah seseorang yang mana sungai kecil ini megalir untuk kedua kalinya. Jika alasan pertama karena aku kecewa, maka alasan keduaku ini adalah karena ketulusan untuk kebaikan kita. Kau marah? Marahlah. Kau benci? Bencilah. Kau kecewa? Kecewalah. Teori memang begitu mudah untuk dipikir. Tetapi pada kenyataannya, sama seperti pada karangan tersebut. "Aku harus menyibukkan diri dan menikam hatiku saat rindu itu datang." Lalu pertanyaanku kelak, "Kau, apakabar?" Karangan itu menuliskan sesuatu yang bisa diterima oleh hati ini bahwa "Cinta sejati adalah melepaskan."

Aku Kamu Tak Ingin 'Buta' Kesempatan, Bisa?

Maret. Bulan ketiga yang tanggalnya akan segera berakhir, namun tidak dengan pikiran ini. Ada banyak yang kepala ini pikirkan hingga bingung harus memilih mana baik dari yang terbaik. Maksudku, memilih resiko sekecil mungkin dari peluang yang diambil. Berbicara soal peluang yang tak jauh dari kata kesempatan, Maret ini pula aku belajar sesuatu. Pelajaran yang kudapat ini seperti “tamparan” yang tak sakit di pipi melainkan hati. Ini tentang, kesempatan yang tak pernah kusadari, sebuah kesia-siaan peluang. Tapi katanya, di dunia ini tidak ada yang namanya hal tak berguna, entah itu binatang kecoak. Mari membahas soal kesempatanku ini. Ada seseorang yang menyadarkanku mengenai waktu. Aku yang merasa peka dengan sebuah pertemanan, nyatanya mengakui jika mata ini “buta”. Gelap melihat waktu yang ada hingga kesempatan itu tinggal beberapa jam saja. Lalu bagaimana aku mengembalikan kesempatan itu? Mengulang waktu? Mustahil. Maka aku akan menciptakan kesempatan itu. Entah apa has...