Aku tak seberani mereka Tapi aku mengatakannya Lantas kau menerimanya Saat itu juga aku bahagia Tapi, kenapa harus aku? Andai kata itu darimu Aku bahkan akan tersipu Omongan yang hanya membuatku, mambatu Aku tak berbeda dengan wanita lainnya Ucapan sanjungan nan sederhana Mampu membuatku terbata Senyum dan tertawa Jika kesempatan ada lagi Kuharap kau tidak grogi Begitupun dengan diri ini Berani dan berani Kau tahu aku sudah menanti Hingga detik ini Tak berubahpun hingga secenti Kuharap kau mengerti Mari abadikan momen kita Memulai kedua untuk pertama Jika kau berkata Maka kan kujawab iya Semisal kau merasa Maka aku juga Dan kuharap menjadi kita Di waktu yang tlah tercipta (Jika kau merasa, maka itu kau dan kuharap menjadi kita) -Karanganyar, 220118, 01.29-
By Intan Novela SM